Hasilnya adalah mata akan kesulitan dalam melihat, penglihatan kabur dan bahkan kebutaan jika pengobatan tidak dilakukan secara cepat.
Masalah ini disebut retinopati diabetes, atau masalah penurunan penglihatan karena diabetes.
Penyakit ini juga dapat dipicu atau diperparah oleh penyakit lain, seperti kolesterol tinggi atau hipertensi.
Gejala dari retinopati ini sangat sedikit dan cenderung tidak muncul. Nah karena inilah para penderita diabetes diwajibkan untuk melakukan cek rutin kadar darahnya agar tidak menyebabkan kebutaan.
Para penderita diabetes 1 dan 2 sangat bisa terjadi masalah ini. Nah Dilansir dari laman Vix, berikut ada 4 gejala Retinopati yang sebaiknya diwaspada.
- Penglihatan kabur
- Noda, bintik hitam atau garis di penglihatan
- Kesulitan yang lebih besar untuk melihat
- Kesulitan mengidentifikasi warna
Kebutaan yang disebabkan oleh diabetes tidak dapat disembuhkan namun ada kemungkinan untuk mengobati kondisi perubahan di mata sebelum penyakit ini berkembang menjadi lebih parah.
Jenis pengobatan Retinopati ini bervariasi sesuai dengan tingkat keparahan dan jenis gejala yang dirasakan oleh pasien. Dalam kasus retinopati ringan, perawatan seperti diet spesifik, olahraga dan penggunaan obat dapat membantu menyelesaikan masalah.
Ketika penglihatan telah terganggu, orang tersebut mungkin perlu menjalani perawatan bedah atau laser untuk memperbaiki pembuluh darah yang rusak.
