Jahe adalah bahan masakan yang sangat mudah didapatkan terutama di asia, tetapi apakah Anda tahu bahwa jahe telah digunakan selama berabad-abad untuk kesehatan? Jahe memiliki sejarah panjang untuk dimanfaatkan sebagai bahan makanan kesehatan. Berikut adalah 7 alasan mengapa Anda harus rutin memakan jahe dalam setiap hidangan makanan yang anda makan.
1. Jahe Meredakan masalah Pencernaan
Senyawa fenolik dalam jahe telah terbukti membantu meringankan iritasi pada saluran pencernaan . Jahe membantu untuk merangsang air liur dan cairan empedu untuk melancarkan proses masuknya makanan dan cairan ke saluran pencernaan.
2. Jahe Meredakan Mual
Minum teh jahe atau bahkan mengkonsumsi jahe mentah adalah cara paling efektif dan aman untuk meredakan mual, terutama selama pengobatan kanker dan masa kehamilan.
3. Jahe Bisa Meringankan Nyeri
Sebuah studi yang dilakukan di University of Georgia menemukan bahwa mengkonsumsi suplemen jahe setiap hari mengurangi nyeri otot sebesar 25%. Jahe juga telah ditemukan untuk mengurangi rasa sakit selama siklus menstruasi.
4. Jahe Mengurangi Peradangan
Osteoarthritis merupakan masalah kesehatan umum yang melibatkan degenerasi sendi dalam tubuh, menyebabkan nyeri sendi dan kekakuan. Dalam uji coba dari 247 orang dengan osteoarthritis lutut, mereka yang rutin mengkonsumsi ekstrak jahe mampu mengurangi peradangan yang terjadi.
5. Jahe mengurangi Risiko Penyakit Jantung
Dalam penelitian terbaru yang melibatkan peserta dengan penderita diabetes tipe 2 dan jantung, peneliti menemukan bahwa mengkonsumsi 2 gram bubuk jahe setiap hari dapat menurunkan gula darah sebesar 10% selama 12 minggu. Gula darah tinggi merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung dan diabtes.
6. Jahe menurunkan Kolesterol
Sebuah studi yang melibatkan 85 orang dengan pengidap kolesterol tinggi menyimpulkan bahwa mengkomsumsi 3 gram bubuk jahe setiap hari menyebabkan penurunan yang signifikan pada kadar kolesterol.
7. Jahe Memiliki kandungan Anti-Kanker
Sebuah kandungan dalam jahe dikenal sebagai 6-gingerol telah dipelajari sebagai pengobatan alternatif untuk beberapa jenis kanker. Penelitian tentang teori ini masih terus dilakukan, tapi satu studi menemukan bahwa mengkonsumsi 2 gram ekstrak jahe setiap hari secara signifikan mengurangi molekul sinyal pro-inflamasi di usus besar.